Sudahkah Anda daftarkan blog Anda ke Blog Directory?
.

Buka Lowongan Kerja, Butuh Keberanian Menjadi Wirausaha

Buka Lowongan Kerja, Butuh Keberanian Menjadi Wirausaha
Untuk menumbuhkan jiwa wirausaha dibutuhkan keberanian untuk memulai. Dan yang terpenting adalah merubah pola pikir tentang kewirausahaan itu sendiri. Dalam hal ini, dibutuhkan peran aktif dan dukungan dari keluarga, lingkungan, pemerintah, termasuk korporat. Berikut wawancara dengan President Director Entrepreneur College yang juga owner & founder Country Donuts, A Khoerussalim Ikhs.

Apa urgensinya menumbuhkan jiwa kewirausahaan saat ini?
Ini sudah sangat mendesak dan darurat. Kini, jumlah masyarakat miskin di Indonesia 49 juta orang. Jumlah pengangguran yang benar-benar tidak punya pekerjaan sebanyak 12 juta orang.
Mengapa mereka bisa miskin? Dan mengapa mereka bisa tidak memiliki pekerjaan? Jawabannya karena tidak ada yang menyerap mereka.

Lowongan kerja yang ada sangat sedikit. Padahal gelombang tenaga kerja baru akan terus bermunculan. Ini berarti akan terus menambah jumlah pengangguran yang ada.
Lalu mengapa 49 juta orang jadi miskin? Ini karena pilihan hidup mereka. Sebab mereka hanya ingin jadi pegawai negeri sipil (PNS) dan karyawan. Dengan menjadi karyawan, maka mereka akan diatur kehidupan dan finansialnya. Mereka kemudian hanya menunggu dan menunggu sampai ada lowongan kerja yang dibuka.
Jadi, menurut saya, saat ini sudah sangat mendesak untuk menumbuhkan jiwa dan semangat kewirausahaan. Dan ini menjadi tanggung jawab seluruh komponen bangsa untuk memikirkannya. Saya di Entrepreneur College peduli untuk menciptakan para pengusaha.

Bagaimana tanggung jawab pemerintah dalam hal ini?
Pemerintah harus menciptakan sistem pemerintahan yang efisien dan efektif. Seluruh departemen, BUMN, koperasi, dunia usaha, juga punya kewajiban yang sama untuk melahirkan para pengusaha. Namun, yang ingin saya katakan, pengusaha kita selama ini kalah dengan orang asing. Sebab sumber daya para pengusaha kita kebanyakan tingkat pendidikannya rendah. Kebanyakan pengusaha kita adalah lulusan SD dan SMP. Jumlah lulusan SMP yang menjadi pengusaha sekitar 22 persen. Jadi kualitas mereka masih kurang. Hal ini berbeda jika yang menjadi pengusaha adalah para mahasiswa atau sarjana. Jika itu terjadi, maka kondisinya akan jauh lebih baik.

Sebenarnya apakah kendala yang terbesar untuk memulai wirausaha?
Kendala paling utama adalah blocking mental. Ketidakberanian, ketakutan, dan kekhawatiran untuk gagal dalam berusaha. Padahal usahanya saja belum dimulai tapi sudah muncul ketakutan semacam itu. Selain itu mind set sebagian besar masyarakat kita yang ingin jadi pekerja atau pegawai harus dirubah menjadi pengusaha. Mind set ini juga menjadi problem besar yang harus segera dibenahi. Namun untuk merubah mind set butuh energi yang sengat besar dan butuk dukungan dari keluarga dan lingkungan.

Banyak BUMN dan perusahaan yang mengadakan pelatihan wirausaha, tanggapan Anda?
Itu sangat bagus dan harus diteruskan. Tapi yang terpenting, masyarakat jangan hanya diberi ikan namun kailnya. Nah, perubahan mind set masyarakat harus dilakukan terlebih dahulu. Setelah itu, baru diberi wawasan tentang peluang usaha, bagaimana teknik pemasaran, bantuan permodalan, dan sebagainya.***

-------------------------------------------
source: artikel Republika


======================================

Are There Lowongan Online for Teens?

Teens are generally thought of as irresponsible and unskilled, but more and more, we are finding that teenagers are just as technologically savvy as a college graduate, and have just as many skills. When the lowongan kerja is right, they can also prove to be reliable and responsible workers. Thus, teens have been making headway online recently and there are many online lowongan kerja for teens available, which allow teens the freedom to make their own hours and accommodate their school schedule, as well as make some pocket money.

These kinds of lowongan kerja give the teen a chance to prove their responsibility and improve their real-life skills. In general, online lowongan kerja for teens are very simple, and typically involve tasks like writing articles, simple data entry, or comparing information, but they are a starting point nonetheless. The money earned can be utilized for higher studies or for getting tuitions for difficulty subjects or they can enjoy the same. With a steady paycheck, they won't bother to trouble their parents for pocket money.

Online lowongan kerja for teens do not need any previous experience. The more you work, the more you earn. You will get a steady income by doing these part time jobs or online lowongan kerja for teens. You can do web design, or write key word articles, do paid surveys, do lowongan accounting, typing lowongan data entry, sell novelty items, write essays for others, proof reading, and more.

You can also work with advertising firms who require you to submit links to websites. These lowongan require a little bit of everything, and can pay pretty well if you are willing to do the work.

Teenagers who have lowongan online are more independent. They need not depend on their parents for their small needs. However, as a parent you must keep an eye on the type of lowongan online for teens which are available and your child is interested in. There are some lowongan which are available that require a large time commitment, and while the teen may feel they are capable of doing them and keeping up with their studies, you may find otherwise.

For teenagers, if you work at home, there will be no boss, no fixed timings, no dress code, no to and fro to work place, no disturbance from co-workers but the more you work the more you earn. Lowongan Online for teens give feeling of earning, feeling of independency, responsibility, financial security in this unstable world as well as freedom of spending the same.

========================


The Right Avenues for Lowongan Environmental Graduate

The increased interest in environmental protection and management in the past decade has caused a glut of environmental graduates in schools throughout the world. There are plenty of jobs available for environmental graduates though it takes a bit of imagination to find the right industries. A number of environmental services firms and consultancies exist in Europe though environmental graduate lowongan with these firms are highly competitive. Your interest in environmental lowongan should take you to several options before you send in your applications.

Legislative bodies and government agencies look for exceptional environmental graduates to provide support and advice on new legislation. These positions are limited in number but provide graduates an opportunity to influence fuel efficiency standards and waste management practices that affect millions. This path is advisable for graduates who want a career in public life including parliamentary representation and local politics.

Graduates who are interested in remaining in the private sector while dealing with regulatory aspects of environmental protection can work in corporate compliance departments. These departments hire entry level professionals to review corporate documents and provide regular reports to supervisors about the company's adherence to environmental regulations. A young professional who wants to pursue a legal career can use these experiences in law school as a way to narrow his focus.

The full range of environmental graduate lowongan is not limited to regulatory positions. Public and private organizations with an interest in the environment hire scientists and researchers to look at technical issues. Government agencies arrange for research services from private laboratories to study the issue of pollutant runoff into rivers. Retailers hire scientists to look at the impact of product components on human health as well as new ways to make products environmentally friendly.

A number of environmental graduate lowongan are available in the area of non-profit advocacy for professionals willing to take a salary hit. Environmental advocacy groups look for scientists to provide independent verification of reports by corporations about air, water and soil cleanliness. These positions are funded by donations, grants and other funds from parties interested in maintaining accountability. Many graduates who want to find work right out of school pursue work as a researcher, organizer or public advocate for the environment. The important factor for professionals who want to find the right environmental graduate jobs is to select a profession that balances personal ethics with long term professional goals.

Jangan Lupa Share Artikel Ini Ya...?
Bagikan artikel ini ke temanmu melalui "SosMed" kamu di bawah ini:


Comments :

0 komentar to “Buka Lowongan Kerja, Butuh Keberanian Menjadi Wirausaha”

Post a Comment

>>
Setiap komentar yang Anda berikan sangat kami hargai. Terlebih komentar yang bersifat membangun dan bermanfaat bagi pembaca yang lain. Setiap komentar yang masuk akan kami lihat terlebih dahulu sebelum ditayangkan untuk menjaga komentar yang bersifat SPAM, cabul, promosi link / produk atau segala hal yang bersifat fitnah dan tidak sesuai dengan misi situs ini.

Silahkan tulis komentar Anda pada kolom di bawah ini.
Panjang komentar tidak dibatasi. Komentar bisa berisi pendapat, pengalaman pribadi, opini publik dan sebagainya.

Terima kasih sebelumnya atas komentar yang Anda berikan. :)
.

New Expert Authors

# dr. R. Agusti Sp.PD-KGEH
Seorang dokter spesialis Gastroenterologi-Hepatologi pada beberapa Rumah Sakit swasta di Tangerang. Pembicara di berbagai seminar, terutama pada masalah penyakit Gastroenterologi-Hepatologi.

# Johan Suhardi
Anggota Kadin dan juga seorang Pembicara Motivasi. Suka menulis dan memegang beberapa perusahaan Consumer Goods di Batam dan Jakarta.

# M. Supriyadi, SE
Accounting Manager PT. Samudra Berdikari Jaya, Jakarta. Menulis beberapa artikel di beberapa surat kabar Ibu kota. Tergabung dalam klub kesehatan Sehati Club Tanggerang.

# Drs. Julian M. Toha
Pengamat Politik Timur Tengah. Mengisi siaran pada salah satu radio swasta di Surabaya. Penulis Buku "Dari Gaza, Sebuah Suara Pilu" ini hobi bonsai dan koleksi jam kuno.

# Ir. Wijayanto Dahlan
Chief Engineer pada PT. Perkasa Dean Steel, Batam. Lulusan ITB ini juga aktif di Club Paralayang dan memiliki hobi memancing. Pernah diundang menjadi pembicara di beberapa seminar di Singapore.

# Jumadi Suryo
Seorang Internet Marketer dan SEO. Memiliki Blog yang pernah direlease di majalah The Comp, Canada. Sekarang staff pengajar di beberapa lembaga kursus Internasional di Jakarta.

# Timya Gayatri, SH.
Seorang pengacara perempuan dan pengamat hukum Internasional. Menulis banyak artikel di beberapa majalah hukum luar negeri. Sekarang sebagai "dosen terbang" di salah satu Perguruan Tinggi di Australia.

# Robert Jayadi
Seorang pengusaha bisnis waralaba. Terhimpun dalam organisasi Franchise Asia yang berpusat di Singapore. Menulis banyak artikel tentang dunia franchise dan permasalahannya. Seorang pengusaha sukses.

Anda Punya Blog...?

Pasang Logo IndexArticles.com di blog Anda. Silahkan klik tombol ''Highlight All'' dan copy-paste-kan code html di dalamnya di blog Anda.


Here's what the logo looks like:
 

Copyright © 2009 by: www.IndexArticles.com

Proudly Powered by: Blogger
Designed by blogtemplate4u.com | Blogspot Tutorial